Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

melody axel

Hal 5             Selama beberapa hari ini tinggal diatap yang sama dengan axel selalu membuat aku begitu penasaran dan terus memikirkannya, padahal sebelumnya aku tidak pernah seperti ini. perlahan lahan mungkin aku mulai terbiasa untuk memulai percakapan dengannya. Hanya hal-hal kecil seperti apa saja yang akan dilakukan hari ini atau memasak apa untuk menu siang dan malam nanti.  Axel : apa tidak membosankan? Luna : apa kamu bertanya kepada ku? Axel : tentu saja (memegang cangkir kopir) Luna : berarti pertanyaan mu tidak tepat untuk ku, karena disini aku merasa hidup,          aku tidak kekurangan apapun dan aku mendapatkan kasih sayang orang tua yang lebih besar. Sebaliknya apa axel tidak bosan disini? Axel : kenapa aku harus bosan, disini aku juga merasa hidup dengan hanya melihat mu, aku ingin sekali menemani mu 24 jam disini tetapi aku ada pekerjaan setiap mala...

melody axel

Hal 3        Ketika orang tuaku melakukan perjalanan bisnisnya,orang yang dikirim oleh mama sudah datang. Aku tidak menyambutnya dengan baik, aku hanya membiarkannya masuk dan aku tidak terlalu peduli dia ingin melakukan apa, aku hanya melakukan rutinitas ku yang biasa. Sudah beberapa hari dia berada disini, aneh memang namun aku tidak merasa terganggu dengan kehadirannya, apalagi ketika dia bermain piano yang ada dilantai atas. Kenapa mama mengirim orang seperti dia kesini, aku tau bahwa dia adalah anak dari sahabat mama ku tapi kenapa cowok itu mau datang kesini. Kelihatannya pria ini sedikit lebih tua dari ku, namanya juga tidak begitu asing bagiku, axel. Ya namanya adalah axel. Pagi ini aku sarapan berdua dengannya, kami hanya sama-sama diam.   Luna : selamat pagi (sambil mengambil roti dimeja) Axel : pagi kembali (melanjutkan makan)            Aku memakan roti dan meminum susunya dengan cepat, dia s...